-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
KAIRATU,EKSPRESSIMALUKU, - Sinergisitas antara jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dipastikan tetap terjaga kuat pasca insiden kesalahpahaman yang sempat terjadi di Mapolsek Kairatu pada Rabu (13/05/2026).
Kedua institusi bergerak cepat melakukan mediasi dan klarifikasi guna mencegah berkembangnya situasi di tengah masyarakat.
Komandan Kodim SBB, Jaka Putra Dinda menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil keterangan langsung dari anggota TNI, Marten Tahalele, terkait adu mulut yang terjadi dengan seorang anggota kepolisian bernama Marten Taniwel di lingkungan Mapolsek Kairatu.
Menurut hasil pendalaman yang dilakukan, insiden tersebut dipastikan murni merupakan kesalahpahaman antar personal dan tidak berkaitan dengan institusi TNI maupun Polri secara keseluruhan. Dandim juga mengimbau seluruh anggota agar tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memperkeruh keadaan.
“Kami memastikan hubungan koordinasi dan komunikasi antara TNI dan Polri di wilayah SBB tetap berjalan harmonis. Soliditas antar institusi harus terus dijaga demi stabilitas keamanan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakapolres SBB, Beni Kurniawan menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap fokus melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku pemukulan yang menjadi pemicu awal situasi tersebut.
Ia menyampaikan bahwa identitas para pelaku telah dikantongi dan saat ini Tim Gabungan Polres SBB tengah melakukan pengejaran intensif di lapangan.
“Kami tidak akan menoleransi tindakan anarkis yang mengganggu ketertiban umum. Proses hukum akan tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Wakapolres.
Melalui pertemuan dan komunikasi intensif antara pimpinan kedua institusi, situasi di wilayah Kairatu kini dipastikan aman dan kondusif.
TNI dan Polri berkomitmen untuk terus menjaga soliditas serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat.(***).