Hj. Ny. Fauziah Attamimi, S.Pdi Ketua BRNR Maluku

Tangkap Pelaku Kekerasan Brutal, Ketua BRNR Maluku Minta Aparat Bertindak Tegas

AMBON,EKSPRESSIMALUKU, - Ketua BRNR Provinsi Maluku, Ny. Fauziah Attamimi meminta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku tindakan kekerasan brutal berupa pengeroyokan yang belakangan ini meresahkan masyarakat dan memicu kemarahan publik.

Melalui Pesan WatsAapnya, Ia menegaskan, bahwa tindakan kekerasan yang dilakukan secara bersama - sama terhadap korban tidak dapat ditoleransi karena telah melukai rasa kemanusiaan dan menciptakan ketakutan di tengah masyarakat.

“Sebagai seorang perempuan dan juga seorang ibu, tentu hati ini terpukul melihat tindakan kekerasan seperti itu. Tidak ada alasan yang membenarkan pengeroyokan dan tindakan brutal terhadap sesama manusia,” tegasnya. Rabu, 13/05/2026.

Meski demikian, Fauzih mengimbau masyarakat terkhusus masyarakat kepulauan Manipa yang ada dikota Ambon agar tetap menahan diri dan tidak terpancing melakukan aksi balasan ataupun main hakim sendiri. 

Menurutnya, masyarakat Manipa harus mempercayakan penanganan kasus kepada aparat hukum, sembari terus mengawal prosesnya agar berjalan transparan dan adil.

“Katong orang Manipa seng takut, tapi katong harus tunjukkan bahwa katong manipa bisa menghadapi masalah dengan cara yang cerdas, bukan dengan emosi,” Ungkapnya.

Ia juga meminta agar pihak kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan hukuman setimpal kepada para pelaku agar menjadi efek jera serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Menurutnya, keterlambatan penanganan kasus kekerasan sering kali memicu keresahan dan menurunkan rasa aman masyarakat. Karena itu, aparat diminta menunjukkan keseriusan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

BRNR Maluku, lanjutnya, akan terus mengawal kasus-kasus kekerasan yang terjadi di Maluku serta mendorong terciptanya situasi sosial yang aman, damai, dan menjunjung nilai kemanusiaan.

“Mari jaga persaudaraan dan keamanan bersama. Katong boleh marah terhadap tindakan tidak manusiawi, tapi jangan sampai emosi membawa katong pada tindakan yang melanggar hukum,” tutupnya.(Memet).

1 Liked this post