Benhur G Watubun, ST. SH, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekaligus Menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku. Senin, 26/05/2026

Talabatai Bergemuruh! Soekarno Cup U-17 SBB Resmi Ditutup, Talenta Muda Maluku Siap Tempur di Nasional

KAIRATU, EKSPRESSIMALUKU – Lapangan Talabatai, Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, menjadi saksi kemeriahan penutupan Soekarno Cup U-17 Zona 4 SBB yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat, Selasa,26/05/2026.

Turnamen yang berlangsung sejak 16 hingga 26 Mei 2026 itu sukses menghadirkan semangat persaudaraan, sportivitas, dan kebangkitan sepak bola usia muda Maluku menuju level nasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan PDI Perjuangan Provinsi Maluku bersama jajaran pengurus, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Seram Bagian Barat, Ketua DPC PDI Perjuangan Kepulauan Aru, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Sekretaris Daerah SBB, Wakil Bupati SBB, unsur PSSI, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Soekarno Cup U-17 Provinsi Maluku, Al Hidayah Wajo, SH, mengatakan turnamen tersebut menjadi bagian penting dalam pencarian bibit unggul sepak bola Maluku yang nantinya dipersiapkan untuk tampil pada putaran nasional Soekarno Cup di Jawa Timur.

“Sekarang kita berada pada titik puncak kegiatan. Salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah mencari bibit-bibit generasi muda Maluku untuk nantinya bertarung pada putaran nasional Soekarno Cup di Jawa Timur,” ujar Wajo

Ia menjelaskan, para pemain terbaik dari setiap zona nantinya akan mengikuti screening center di Ambon sebelum dipilih menjadi wakil Maluku di tingkat nasional.

“Kami berharap pemain yang terpilih lebih giat lagi berlatih agar target Maluku menjadi juara nasional bisa tercapai. Mohon doa restu seluruh masyarakat Seram Bagian Barat,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Al Hidayah Wajo juga memberikan apresiasi kepada dua tim finalis, Gemba FC dan Hatuuran FC, yang tampil penuh semangat dan memperlihatkan kualitas permainan yang menghibur penonton.

“Selamat kepada Gemba FC yang berhasil menjuarai Liga Kampung Soekarno Cup Tahun 2026 Zona SBB,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah suporter.

Ia menegaskan, PDI Perjuangan akan terus hadir mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola usia muda di Maluku.

“Kita ingin Soekarno Cup tetap eksis setiap tahun untuk kategori usia 17 dan 22 tahun sebagai wadah pembinaan generasi muda,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Seram Bagian Barat, Zeth Marayate, S.Sos, juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim dan official yang telah menjaga sportivitas sejak awal hingga akhir turnamen.

Menurutnya, Soekarno Cup bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan program pembinaan jangka panjang untuk melahirkan pemain muda Maluku yang mampu bersaing hingga level nasional.

“Kita ingin bibit-bibit dari Seram Bagian Barat tidak hanya tampil di tingkat provinsi, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional,” tegas marayate

Di sisi lain, Wakil Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat, Selfinus Kainama, SPd, yang juga Ketua KONI SBB, mengaku bangga atas terselenggaranya ajang tersebut. 

Menurutnya, Soekarno Cup berhasil menghidupkan kembali atmosfer sepak bola di Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Lapangan Talabatai Kairatu kembali difungsikan. Ini menjadi bagian dari upaya mengobati kerinduan masyarakat terhadap olahraga sepak bola di SBB,” ujar Kainama

Ia berharap melalui turnamen itu akan lahir pemain-pemain potensial asal SBB yang mampu membawa nama Maluku di tingkat nasional.

“Moto kita bertanding, melawan, dan berteman. Liga ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi akan terus berlanjut,” Harap Kainama

Hal senada juga disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku sekaligus Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G Watubun, ST. SH, mengatakan, dirinya mengaku bersyukur Atas terlaksananya seluruh rangkaian pertandingan yang berlangsung aman, damai, dan penuh antusiasme masyarakat.

Menurutnya, masyarakat Maluku sangat merindukan kompetisi sepak bola setelah beberapa tahun terakhir minim kegiatan olahraga.

“Interaksi masyarakat menghadirkan nuansa kebersamaan yang luar biasa. Energi itu terlihat dari pemain, suporter, dan masyarakat yang membuat suasana pertandingan begitu hidup,” ungkap Watubun

Benhur juga mengapresiasi dukungan Polres, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa Kairatu, masyarakat, serta PSSI yang dinilai mampu menjaga independensi pertandingan sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses hingga penutupan.

Ia menegaskan, hasil dari turnamen tersebut akan menjadi modal penting dalam membangun kekuatan sepak bola usia muda Maluku.

“Seluruh pemain terbaik akan direkrut untuk mewakili Maluku sebagai Benteng Maluku menuju putaran nasional Soekarno Cup di Jawa Timur,” tandasnya.

Diketahui, Soekarno Cup U-17 Maluku 2026 telah digelar di empat zona, yakni Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, dan Seram Bagian Timur. 

Ke depan, kompetisi tersebut direncanakan diperluas hingga wilayah Tenggara Raya guna menjaring lebih banyak talenta muda sepak bola Maluku.(RA).

1 Liked this post