-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
AMBON,EKSPRESSIMALUKU,- Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Ambon melaporkan perkembangan operasi hari kedua (H.2) kecelakaan kapal jenis speed boat dengan jumlah penumpang (POB) sebanyak 10 orang yang tenggelam di sekitar perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Informasi awal kejadian diterima pada Jumat, 12 Juni 2026 pukul 08.30 WIT dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten MBD, Jemi Lico. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa speed boat berangkat dari Sinairusi menuju Tepa pada 11 Juni 2026, namun mengalami cuaca buruk saat melintas di perairan Pulau Dai hingga akhirnya tenggelam.
Dari total 10 penumpang, dua orang berhasil selamat setelah berenang menuju Desa Sinairusi untuk meminta pertolongan warga. Keduanya diketahui bernama Yakob Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42). Sementara itu, delapan penumpang lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
Memasuki hari kedua operasi SAR, Kantor SAR Ambon terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Camat Babar Barat, Dace Laipeni, serta aparat keamanan setempat di wilayah Tepa.
Pada Sabtu (13/6/2026), kapal KM Tiefelin yang turut dikerahkan dalam operasi pencarian telah melakukan pengisian bahan bakar dan bersiap menuju lokasi kejadian. Namun, pencarian difokuskan langsung ke titik lokasi tenggelamnya kapal tanpa melakukan penyisiran, sesuai permintaan keluarga korban yang ingin melakukan doa dan prosesi adat di lokasi kejadian.
Pencarian oleh KM Tiefelin bersama masyarakat telah berlangsung selama tiga hari, namun hingga Sabtu malam hasilnya masih nihil. Sementara itu, tiga unit speed boat milik masyarakat setempat tetap melanjutkan pencarian dengan dukungan bahan bakar dari pemerintah kecamatan dan kabupaten.
Dalam operasi ini, sejumlah unsur SAR terlibat, di antaranya Kantor SAR Ambon, BPBD Kabupaten MBD, Koramil Tepa, Polsek Tepa, Syahbandar Tepa, Dinas Kesehatan, pemerintah desa, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Proses pencarian turut menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan jaringan komunikasi serta kondisi cuaca di lokasi kejadian. Berdasarkan laporan, cuaca di perairan Pulau Dai terpantau cerah berawan dengan kecepatan angin tenggara berkisar 18 hingga 29 knot dan tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,5 meter.
Hingga laporan ini disampaikan, data korban tercatat dua orang selamat, delapan orang masih dalam pencarian, dan belum ditemukan korban meninggal dunia.
Tim SAR gabungan terus melakukan monitoring dan koordinasi untuk perkembangan lebih lanjut dalam upaya pencarian korban. (*)