-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
TEL.ELPAPUTIH,EKSPRESSIMALUKU,- Direktur Utama PTPN (Persero), Teddy Yunirman Danas menegaskan bahwa kehadiran proyek hilirisasi kelapa dan pala di Kabupaten Maluku Tengah tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan perusahaan, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan groundbreaking proyek hilirisasi fase II pembangunan pabrik pengolahan kelapa terintegrasi dan pabrik pala milik PTPN I Regional 8 di Awaiya, Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu, 29/04/2026.
Menurut Teddy, sebagai perusahaan milik negara, PTPN memiliki tanggung jawab besar sebagai agen pembangunan atau agent of development yang ikut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.
“Kami di sini tentunya sebagai perusahaan tidak hanya semata-mata mencari keuntungan, tetapi juga harus memberikan manfaat kepada masyarakat. Sebagai BUMN, kami memiliki misi untuk menjadi agen pembangunan yang berkewajiban meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, Forkopimda, hingga pemerintah provinsi yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan proyek strategis tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, tokoh masyarakat, Forkopimda kabupaten maupun provinsi yang telah mendukung program ini sehingga nantinya dapat berjalan bersama-sama,” tuturnya.
Teddy optimistis proyek hilirisasi tersebut dapat segera memasuki tahap operasional awal atau commissioning dalam tahun ini. Menurutnya, percepatan pembangunan akan terus dilakukan melalui kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kita berharap tahun ini sudah bisa mulai memasuki tahap commissioning awal. Tentu semua ini membutuhkan kolaborasi dan kerja sama karena kami tidak bisa bekerja sendiri,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan proyek hilirisasi kelapa dan pala di Maluku Tengah sangat bergantung pada dukungan masyarakat dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
“Kami menyadari program ini membutuhkan keberanian, kebersamaan, serta kerja sama yang kuat dari semua pihak. Tanpa kolaborasi, program ini tidak mungkin bisa diwujudkan,” tandas Teddy. (Fth)