Ny. Yeni Rosbayani AsriKetua Penasehat Posyandu SBB

Perkuat Transformasi Posyandu, Rosbayani Asri: Enam SPM Jadi Kunci Penanganan Stunting di SBB

PIRU, EKSPRESSIMALUKU – Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terus diperkuat melalui transformasi layanan Posyandu yang lebih terintegrasi dan menyeluruh.

Kegiatan pencegahan stunting yang digelar di Dusun Taman Jaya, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong upaya tersebut, Rabu (29/04/2026).

Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapatkan edukasi terkait pentingnya pemenuhan gizi anak sejak dini, khususnya melalui konsumsi ikan yang kaya akan protein.

Ketua Pembina Posyandu, Ny. Yeni Rosbayani Asri menyampaikan, Kabupaten SBB ini memiliki potensi sumber daya laut yang melimpah. Hal ini dinilai sangat mendukung upaya pencegahan stunting berbasis pangan lokal. Selain aspek gizi, masyarakat juga diingatkan akan pentingnya kesiapan dalam membangun keluarga, termasuk menghindari pernikahan usia dini."Ungkapnya 

Kurangnya kesiapan fisik dan mental ibu saat hamil dinilai dapat berdampak pada kualitas pengasuhan anak dan meningkatkan risiko stunting.

"Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan peran Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM)." Jelas Rosbayani.

Rosbayani menambahkan, mengacu pada arahan pemerintah pusat, Posyandu kini didorong untuk menghadirkan layanan terpadu lintas sektor yang mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum,  perlindungan masyarakat, serta sosial.

Seluruh bidang layanan tersebut ditinjau secara langsung dalam kegiatan ini guna memastikan implementasi berjalan optimal dan saling terintegrasi."Tambahnya

Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat secara lebih komprehensif.

Pelaksanaan kegiatan bertepatan dengan peringatan Hari Posyandu Nasional pada 29 April 2026, yang digelar secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sesuai arahan pemerintah pusat.

Melalui kegiatan di Dusun Taman Jaya, Posyandu diharapkan semakin kokoh sebagai lembaga kemasyarakatan desa yang memberikan pelayanan dasar secara berkelanjutan, inklusif, dan berkualitas. 

" Langkah ini menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi Seram Bagian Barat yang sehat, kuat, dan bebas dari stunting." Harapnya.(Memet).

1 Liked this post