-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
PIRU, EKSPRESSIMALUKU – Program Pascasarjana Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menggelar sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Utama Kantor Bupati SBB, Lantai 3, Jalan J.F. Puttileihalat No. 1, Kota Piru, Kamis (18/6/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten SBB, La Husni Rumbis, SE, para koordinator Program Pascasarjana Unpatti, di antaranya Prof. Yusthinus T. Male dari Program Studi Ilmu Kimia, Prof. Dr. W. Mataheru, M.Pd., Guru Besar Pendidikan Matematika, serta Prof. Dr. Ir. Marcus Tukan, BSE., MT., Guru Besar Fakultas Teknik. Sosialisasi juga diikuti oleh sejumlah ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten SBB.
Dalam pemaparannya, Prof. Yusthinus T. Male menjelaskan bahwa saat ini ASN dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang magister maupun doktor tanpa harus meninggalkan tugas dan tanggung jawab di instansi tempat mereka bekerja.
“Zaman sudah berubah. Saat ini mahasiswa Pascasarjana tetap dapat mengikuti perkuliahan sambil menjalankan tugas sebagai aparatur di instansi masing-masing,” ujarnya.
Ia mencontohkan sejumlah pejabat daerah yang masih aktif menempuh pendidikan tinggi, termasuk Wakil Gubernur Maluku, Hj. Abdullah Vanath, yang saat ini sedang menempuh pendidikan Strata 3 (S3) di Universitas Pattimura. Selain itu, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku juga sedang menjalani studi doktoral di perguruan tinggi yang sama.
Menurut Male, peningkatan kompetensi akademik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengembangan karier ASN. Di era persaingan dan efisiensi saat ini, promosi jabatan tidak hanya mempertimbangkan ijazah formal, tetapi juga berbagai kompetensi dan pengalaman yang dimiliki seseorang.
Ia menjelaskan bahwa salah satu dokumen yang kini menjadi perhatian dalam dunia kerja adalah Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Dokumen tersebut memuat rekam jejak prestasi, keahlian, serta aktivitas non-akademik mahasiswa yang menjadi pelengkap ijazah dan transkrip nilai.
“Dalam proses seleksi maupun promosi jabatan, baik di lingkungan pemerintahan maupun dunia industri, SKPI menjadi salah satu instrumen yang membantu menggambarkan kompetensi seseorang secara lebih lengkap,” jelasnya.
Male menambahkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus terus dilakukan agar mampu menjawab tantangan zaman. Universitas Pattimura, kata dia, memiliki berbagai program studi dan fasilitas pendidikan yang dapat mendukung ASN dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi mereka.
“Di tengah tuntutan efisiensi dan perkembangan dunia kerja yang semakin kompetitif, pengembangan sumber daya manusia menjadi kebutuhan. Universitas Pattimura hadir untuk menjawab tantangan tersebut melalui berbagai program pendidikan yang berkualitas,” pungkasnya.