Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Nirmala Pattikawa.| dok: EMdesigN

Nirmala Pattikawa Desak Pemkab Malteng Selamatkan Warga Wassu

MASOHI,EKSPRESSIMALUKU,- Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Nirmala Pattikawa, mengaku prihatin dan miris melihat kondisi akses transportasi masyarakat di Negeri Wassu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, yang hingga kini masih mengalami kesulitan akses akibat longsor yang menutupi jalan 

Hal tersebut disampaikan Nirmala usai Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Rekomendasi DPRD Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Maluku Tengah Tahun 2025 di Masohi, Rabu, 20/05/2026.

Menurutnya, akses jalan yang sebelumnya telah dibuka oleh Dinas PUPR pada tahun 2025 kini kembali rusak akibat longsor saat musim hujan dan musim timur.

“Jalan penghubung itu sebenarnya sudah dibuka pada tahun 2025, tetapi karena longsor dan luapan air sungai saat musim hujan, akses jalannya putus total,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat masyarakat Wassu terpaksa melewati jalur sungai yang sangat berbahaya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun menuju pusat Kecamatan.

Bahkan untuk menyeberangi sungai, warga hanya menggunakan tali dan berjalan di atas batang pohon yang terbentang di sungai sebagai akses darurat.

“Kalau musim hujan air naik, masyarakat sangat kesulitan. Mereka harus menyeberang pakai tali dan melewati batang pohon. Ini sangat berisiko dan memprihatinkan,” ujarnya.

Politisi perempuan itu menegaskan bahwa akses jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur penghubung masyarakat Wassu menuju wilayah lain.

Karena itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui instansi terkait segera mengambil langkah cepat dan tanggap untuk menangani persoalan tersebut sebelum menimbulkan korban jiwa.

“Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Jangan sampai ada korban jatuh atau meninggal karena kondisi akses yang sangat berbahaya, baru pemerintah mau bertindak,” tegas Pattikawa.

Ia juga mendesak agar pembangunan jembatan dan perbaikan jalan segera direalisasikan sehingga masyarakat tidak lagi mempertaruhkan keselamatan saat melintasi sungai.

Ia berharap sebelum musim timur tahun 2027, akses jembatan dan jalan di Negeri Wassu sudah dapat digunakan secara normal oleh masyarakat. (Fth)