Bupati SBB di Sambut Ketua DPC PKB Dengan Pengalungan Bunga

Muscab PKB SBB 2026 Jadi Panggung Konsolidasi Politik, Bupati Asri Arman Disambut Simbolik oleh Ketua DPC

PIRU,EKSPRESSIMALUKU, - Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) tahun 2026 bukan sekadar agenda rutin organisasi. 

Forum ini menjelma menjadi panggung konsolidasi kekuatan politik lokal yang sarat pesan strategis menjelang dinamika pembangunan daerah ke depan. Sabtu, 11/04/2026.

Kedatangan Bupati SBB, Asri Arman, disambut langsung Ketua DPC PKB SBB, Mustafa Naser, dengan pengalungan bunga, yang melambangkan sebuah gestur simbolik dan menegaskan upaya merawat kedekatan antara kekuatan politik dan pemerintahan daerah.

Di tengah situasi daerah yang masih dihadapkan pada berbagai persoalan mendasar, mulai dari konektivitas wilayah kepulauan, pelayanan publik, hingga pemerataan pembangunan, momen kebersamaan ini dinilai publik sebagai sinyal penting: apakah sinergi politik benar-benar akan diarahkan untuk kepentingan rakyat, atau sekadar seremoni elite?

Ketua DPC PKB Mustafa Naser dalam sambutan Muscab menilai, kehadiran kepala daerah dalam forum partai harus dimaknai lebih dari sekadar simbol. Dibutuhkan komitmen nyata untuk memastikan hasil-hasil Muscab tidak berhenti sebagai dokumen internal, tetapi terhubung langsung dengan kebijakan publik yang berdampak luas.

“Muscab ini harus melahirkan arah politik yang berpihak pada kebutuhan riil masyarakat SBB, bukan hanya konsolidasi struktural partai,” ujar Naser

Naser juga menambahkan, PKB sebagai salah satu kekuatan politik di SBB dituntut mampu memainkan peran strategis: menjadi jembatan aspirasi rakyat sekaligus mitra kritis pemerintah daerah. Tanpa itu, forum Muscab berisiko kehilangan relevansinya di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas publik. "Jelas Naser.

Dengan dinamika tersebut, Muscab ke-IV PKB SBB 2026 kini berada di persimpangan: antara memperkuat fondasi politik berbasis kepentingan rakyat, atau terjebak dalam rutinitas konsolidasi tanpa arah yang jelas.(Memet).

1 Liked this post