-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
MASOHI,EKSPRESSIMALUKU,- Selain persoalan akses jalan dan jembatan, masyarakat di Negeri Wassu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, juga menghadapi keterbatasan pelayanan kesehatan. Karena hingga saat ini hanya bergantung pada satu Pustu yang berada di Negeri Oma.
Hal tersebut disoroti Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Nirmala usai menghadiri Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Maluku Tengah Tahun 2025 di Masohi, Rabu (20/5/2026).
Ia menilai kondisi pelayanan kesehatan dan infrastruktur dasar di Negeri Wassu sangat masih memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah.
Diketahui Pustu yang berada di Negeri Oma, tidak hanya melayani masyarakat setempat, tetapi juga mencakup warga dari Negeri Aboru dan Negeri Wassu.
“Kondisi ini tentu membuat pelayanan kesehatan belum maksimal, apalagi ketika musim timur tiba dan akses transportasi menjadi sulit,” ujar Pattikawa kepada sejumlah wartawan.
Dijelaskan, saat cuaca buruk dan gelombang tinggi melanda wilayah Pulau Haruku, tenaga kesehatan mengalami kesulitan menjangkau masyarakat di beberapa negeri karena terbatasnya akses transportasi dan kondisi infrastruktur yang belum memadai.
Menurutnya, masyarakat di wilayah kepulauan membutuhkan layanan kesehatan yang lebih representatif agar penanganan medis dapat dilakukan secara cepat dan optimal.
Dengannya, politisi DPRD Maluku Tengah itu berharap Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dapat segera mungkin meningkatkan status Pustu Negeri Oma menjadi puskesmas.
“Saya berharap ke depan Pustu Negeri Oma bisa secepatnya ditingkatkan menjadi puskesmas supaya pelayanan kesehatan bagi masyarakat tiga negeri, yakni Oma, Aboru, dan Wassu, dapat berjalan lebih maksimal,” pintanya.
Selain sektor kesehatan, Nirmala juga menyinggung kondisi pendidikan di Negeri Wassu. Ia mengaku bersyukur karena hingga saat ini masyarakat masih memiliki akses pendidikan dasar dan menengah pertama.
“Untuk sektor pendidikan, alhamdulillah sampai sekarang masih tersedia SD dan SMP di Negeri Wassu, sehingga anak-anak tetap bisa mendapatkan layanan pendidikan,” ungkapnya.
Meski demikian, Nirmala menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap harus memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur dasar di wilayah kepulauan, terutama akses jalan, jembatan, dan fasilitas pendukung lainnya.
Ia menilai, infrastruktur yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung pelayanan pendidikan, kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat terus hidup dalam keterbatasan karena akses yang rusak dan sulit dijangkau. Pemerintah harus hadir memberikan rasa aman dan pelayanan yang layak bagi masyarakat di wilayah kepulauan,” tegasnya.
Pattikawa juga berharap, rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Maluku Tengah Tahun 2025 dapat menjadi perhatian bersama agar pembangunan di daerah-daerah terpencil dan kepulauan lebih diprioritaskan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Fth)