-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
MANIPA, EKSPRESSIMALUKU, - Pembangunan Masjid Al-Istiqomah di Negeri Luhutuban, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kembali memasuki tahap lanjutan setelah sempat terhenti akibat keterbatasan anggaran. Minggu, 14/06/2026.
Masjid yang mulai dibangun pada tahun 2024 tersebut kini kembali dikerjakan dengan harapan dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan.
Keterangan yang di himpun EKSPRESSIMALUKU, menunjukkan bahwa struktur utama bangunan masjid telah berdiri kokoh. Sejumlah pekerjaan konstruksi masih terus berlangsung, terutama pada bagian atas bangunan dan beberapa fasilitas penunjang lainnya.
Perancah masih terlihat terpasang sebagai bagian dari proses pembangunan yang sedang berjalan.
Sebelumnya, pembangunan Masjid Al-Istiqomah mengalami kendala akibat kekurangan dana sehingga progres pekerjaan tidak dapat berjalan sesuai rencana. Kondisi tersebut menyebabkan proses penyelesaian masjid harus tertunda dalam beberapa waktu.
Meski demikian, semangat masyarakat Negeri Luhutuban untuk menghadirkan rumah ibadah yang representatif tidak pernah surut. Dukungan dari masyarakat, tokoh agama, para perantau, dan berbagai pihak terus diharapkan demi mewujudkan penyelesaian pembangunan masjid yang menjadi kebanggaan bersama.
Raja Negeri Luhutuban, Yudin Pelenusa, menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Al-Istiqomah merupakan cita-cita besar masyarakat yang harus diwujudkan secara bersama-sama.
Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
"Kami mengajak seluruh masyarakat, para perantau asal Negeri Luhutuban, serta para dermawan yang memiliki kelebihan rezeki untuk bersama-sama membantu penyelesaian pembangunan Masjid Al-Istiqomah. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir," ujar Pelenusa.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai.
Keberadaan masjid yang layak dan representatif diyakini akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan keagamaan masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.
Melalui kesempatan tersebut, Raja Negeri Luhutuban juga mengetuk hati para dermawan untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan rumah Allah tersebut. Bantuan dalam bentuk dana, material bangunan, maupun dukungan lainnya sangat diharapkan guna mempercepat penyelesaian pekerjaan yang masih tersisa.
"Masjid ini adalah milik umat. Karena itu, mari kita bergandengan tangan dan saling membantu agar pembangunan dapat segera dirampungkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi investasi akhirat yang bermanfaat bagi banyak orang," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Istiqomah, Abdurahim Pelenusa, mengatakan bahwa hingga saat ini panitia terus berupaya menggalang dukungan dari berbagai pihak untuk menuntaskan pekerjaan yang masih tersisa.
Pasalnya, pembangunan masjid merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat, sehingga partisipasi masyarakat dan para dermawan sangat dibutuhkan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai harapan.
"Alhamdulillah, pembangunan kembali dapat dilanjutkan berkat dukungan dan kepedulian masyarakat. Namun masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, sehingga kami mengharapkan uluran tangan dari para dermawan, baik yang berada di luar Negeri Luhutuban maupun para perantau di berbagai daerah," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa setiap bantuan yang diberikan akan digunakan secara transparan dan bertanggung jawab untuk mendukung penyelesaian pembangunan masjid.
Abdurahim berharap Masjid Al-Istiqomah nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan Al-Qur'an, pembinaan generasi muda, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
"Kami percaya dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pembangunan Masjid Al-Istiqomah dapat segera dirampungkan. Semoga Allah SWT membalas setiap bantuan dan kebaikan yang diberikan dengan pahala yang berlipat ganda," tutupnya.
Masyarakat Negeri Luhutuban menyambut baik dilanjutkannya pembangunan Masjid Al-Istiqomah. Mereka berharap proses pengerjaan dapat berjalan tanpa hambatan sehingga masjid yang telah lama dinantikan tersebut segera rampung dan dapat digunakan secara penuh untuk berbagai kegiatan ibadah serta pembinaan umat.
Dengan kembali dilanjutkannya pembangunan, warga optimistis Masjid Al-Istiqomah akan segera berdiri megah sebagai simbol kebersamaan, persatuan, dan semangat gotong royong masyarakat Negeri Luhutuban dalam membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik.
Dukungan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Provinsi, Pusat, maupun Pemerintah Daerah Kabupaten, serta para dermawan diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan penyelesaian pembangunan rumah ibadah di Negeri Luhutuban.
(AMHES)