longboat yang mengangkut 20 penumpang dilaporkan mengalami mati mesin di perairan antara Pulau Hatta dan Desa Dender, Banda Besar, Kabupaten Maluku Tengah.| Foto: istimewa

Longboat Bermuatan 20 Penumpang Mati Mesin di Perairan Banda, Seluruh Penumpang Selamat

AMBON,EKSPRESSIMALUKU,- Sebuah longboat yang mengangkut 20 penumpang dilaporkan mengalami mati mesin di perairan antara Pulau Hatta dan Desa Dender, Banda Besar, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu, 06/06/2026 pagi.

Beruntung, seluruh penumpang berhasil selamat setelah salah satu mesin motor tempel berhasil diperbaiki di tengah laut sehingga kapal dapat melanjutkan pelayaran menuju Banda Besar.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon melalui Koordinator Pos SAR Banda menjelaskan, informasi kejadian tersebut pertama kali diterima sekitar pukul 08.27 WIT dari seorang warga bernama Fardy.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa longboat yang berlayar dari Pulau Hatta menuju Banda Besar mengalami kerusakan mesin saat berada di perairan antara kedua wilayah tersebut dan membutuhkan bantuan SAR.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos SAR Banda.

"Setelah menerima laporan, tim segera dikerahkan menuju lokasi untuk memberikan bantuan. Namun saat dalam perjalanan, kami menerima informasi dari salah satu penumpang bahwa salah satu mesin motor tempel berhasil diperbaiki sehingga longboat dapat kembali melanjutkan perjalanan," ujar Koordinator Pos SAR Banda dalam keterangannya.

Menurutnya, beberapa saat kemudian pihak SAR kembali menerima kabar bahwa seluruh penumpang telah tiba dengan selamat di Pelabuhan Rakyat Banda Besar.

Setelah tiba di Banda Besar, para penumpang langsung naik ke Kapal PELNI KM Labobar untuk melanjutkan perjalanan menuju Kota Ambon.

Koordinator Pos SAR Banda mengatakan para penumpang menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan oleh tim SAR dan unsur gabungan setelah menerima laporan kondisi darurat tersebut.

Pelapor, Fardy, juga membenarkan bahwa seluruh penumpang berhasil tiba dengan selamat dan telah berada di atas KM Labobar yang bertolak menuju Ambon.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur gabungan, antara lain Pos SAR Banda, TNI Angkatan Laut, dan Polair Banda. Dalam operasi tersebut, tim menggunakan sejumlah sarana pendukung berupa RIB dan Rescue Car.

Saat kejadian, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin berkisar 21 knot dari arah tenggara hingga barat laut. Sementara tinggi gelombang mencapai sekitar 2,5 meter.

Karena seluruh penumpang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan tidak memerlukan evakuasi lebih lanjut, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup.

Pihak Basarnas Ambon mengimbau masyarakat, khususnya para pengguna transportasi laut, untuk selalu memastikan kondisi mesin dan perlengkapan keselamatan sebelum melakukan pelayaran guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari. (**)