-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
MASOHI,EKSPRESSIMALUKU,- Salah satu bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maluku Tengah, Temi Talaohu, menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam Musyawarah Daerah (Musda) X dengan membawa semangat pembenahan dan kebangkitan partai.
Ia menegaskan, pencalonannya bukan dilandasi kepentingan pribadi, melainkan dorongan kuat untuk memperbaiki kondisi internal Partai Golkar yang dinilai membutuhkan energi baru.
“Tidak ada kader Golkar yang maju dengan kepentingan pribadi. Kita semua punya tanggung jawab yang sama untuk membesarkan partai. Saya sendiri selama ini aktif menyampaikan gagasan-gagasan, termasuk melalui tulisan di media, sebagai bentuk koreksi internal,” ujarnya kepada wartawan di Masohi, Minggu, 19/04/2026.
Menurut Talaohu, dalam beberapa periode terakhir, kader dan pengurus Golkar di Maluku Tengah telah bekerja keras. Namun, ia menilai masih dibutuhkan dorongan baru yang mampu menjadi pemicu (trigger) kebangkitan partai.
“Teman-teman di Golkar Maluku Tengah sudah bekerja maksimal, tapi kita butuh sesuatu yang lebih, butuh energi baru yang bisa menjadi pemicu agar Golkar bisa bangkit lebih kuat,” jelasnya.
Terkait pencalonan, Talaohu memastikan bahwa dirinya telah memenuhi syarat minimal dukungan sebagaimana ketentuan yang berlaku.
“Saya juga sudah memenuhi syarat minimal dukungan. Karena itu saya memberanikan diri untuk mendaftar, meskipun di menit-menit terakhir. Jadi tidak ada persoalan soal 30 persen,” tegasnya.
Menanggapi dinamika dukungan yang disebut-sebut terjadi ganda di beberapa wilayah kecamatan, Temi menilai hal tersebut merupakan hal biasa dalam proses politik internal partai.
“Itu hal yang biasa dalam dinamika politik. Nanti ada tahapan verifikasi oleh steering committee dan pembahasan di forum sidang. Jadi tidak perlu dipersoalkan,” pungkasnya.
Ia menambahkan, proses penentuan dukungan akan melalui mekanisme resmi partai, termasuk verifikasi administrasi dan tahapan persidangan dalam Musda.
Terkait basis dukungan di tingkat kecamatan, Talaohu memilih untuk tidak membeberkan secara rinci. Ia menegaskan pentingnya menjaga independensi dan menghindari tekanan politik terhadap para pemilik suara.
“Untuk menjaga stabilitas dan menghindari tekanan politik kepada teman-teman di kecamatan, saya tidak akan menyampaikan secara detail. Yang jelas, dukungan itu ada dan sudah diserahkan sesuai mekanisme,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui adanya potensi dinamika dukungan yang masih bisa berubah hingga pelaksanaan Musda.
“Dalam proses seperti ini, potensi perubahan dukungan itu pasti ada. Semua akan ditentukan melalui tahapan pleno dan persidangan nanti,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Talaohu berharap pelaksanaan Musda X Partai Golkar Maluku Tengah dapat berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa partai ke arah yang lebih baik.
“Kita berharap Musda berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik untuk kemajuan Golkar di Maluku Tengah,” pungkasnya. (Fth)