-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
TANIWEL, EKSPRESSIMALUKU, - Kepala Desa Murnaten, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Ahasferus R Latue, membantah keras tudingan yang menyebut dirinya sebagai pihak yang berada di balik polemik pembongkaran tenda pembangunan gedung Perkumpulan Jemaat Advent yang belakangan menjadi sorotan publik.
Bantahan tersebut disampaikan Kades menyusul pemberitaan yang berkembang di salah satu media online dan informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait dugaan keterlibatan pemerintah desa dalam pembongkaran tenda yang digunakan dalam proses pembangunan gedung jemaat tersebut. Rabu, 06/04/2026
Kepala Desa Murnaten Ahasferus R Latue didampingi Sekretarisnya fales Nurue, menegaskan, dirinya tidak pernah mengeluarkan perintah ataupun kebijakan yang mengarah pada pembongkaran tenda dimaksud. Ia menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Saya tegaskan bahwa pemerintah desa tidak pernah menginstruksikan pembongkaran tenda pembangunan gedung Perkumpulan Jemaat Advent. Informasi yang berkembang tersebut tidak benar dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan keresahan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pemerintah desa selama ini tetap berkomitmen menjaga stabilitas sosial dan hubungan harmonis antarwarga tanpa membedakan latar belakang maupun kelompok keagamaan yang ada di Desa Murnaten.
Menurutnya, apabila terdapat persoalan atau perbedaan pandangan terkait aktivitas pembangunan, hal tersebut seharusnya diselesaikan melalui mekanisme musyawarah dan dialog bersama seluruh pihak terkait, bukan dengan saling menyalahkan.
Kades juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia meminta semua pihak menahan diri dan mengedepankan komunikasi yang baik demi menjaga situasi tetap kondusif.
“Sebagai pemerintah desa, kami selalu membuka ruang komunikasi bagi siapa saja untuk menyampaikan aspirasi maupun keberatan, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara bijaksana,” ujarnya.
Ia berharap polemik yang berkembang tidak diperbesar dan seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga persatuan serta menciptakan suasana yang aman dan damai di Desa Murnaten.(Memet).