-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
AMBON, EKSPRESSIMALUKU, – Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan Provinsi Maluku (FOKUSMAKER Maluku) meminta Pangdam XV/Pattimura untuk memberikan perhatian khusus terhadap calon siswa (casis) yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik dalam proses seleksi TNI AD di Maluku tahun 2026.
Permintaan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan pembangunan pertahanan melalui pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) yang ditargetkan mencapai 750 unit di seluruh Indonesia hingga tahun 2029. Kamis,28/05/2026.
FOKUSMAKER Maluku menilai, pelaksanaan seleksi TNI AD, termasuk TNI AL dan TNI AU, perlu memberi ruang apresiasi terhadap casis yang memiliki rekam jejak prestasi di bidang olahraga maupun keagamaan.
“Kami meminta Pangdam XV/Pattimura agar memperhatikan prestasi para casis, terutama di bidang olahraga seperti bela diri, maupun bidang keagamaan seperti hafiz Al-Qur’an dan prestasi keagamaan lainnya,” ujar perwakilan FOKUSMAKER Maluku.
Menurut mereka, casis yang pernah mengharumkan nama Maluku di tingkat provinsi, nasional hingga internasional layak mendapatkan nilai tambah dalam tahapan seleksi administrasi maupun tahapan akhir.
FOKUSMAKER Maluku juga menilai bahwa kemampuan dan prestasi yang dimiliki para casis dapat menjadi modal penting dalam mendukung pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Prestasi akademik dan non-akademik menjadi nilai tambah bagi para pendaftar yang memiliki kemampuan khusus serta dedikasi yang baik,” tambahnya.
Mereka berharap kebijakan tersebut dapat menjadi bagian dari implementasi visi Asta Cita Presiden dalam memadukan fungsi pertahanan negara dengan percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Provinsi Maluku.
Dengan adanya perhatian terhadap casis berprestasi, FOKUSMAKER Maluku optimistis generasi muda Maluku akan semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan di bidang olahraga, pendidikan, maupun keagamaan sebagai bekal mengabdi kepada negara melalui institusi TNI. (LT)