Balapan Liar Marak Terjadi Di Kota Piru

Balap Liar Marak di Kawasan Tugu Oma Opa Kota Piru; Warga Resah: Polres SBB Diminta Tindak Tegas

PIRU,EKSPRESSIMALUKU, - Aksi balap liar yang melibatkan kelompok anak muda semakin marak terjadi di kawasan simpan empat tugu oma opa Kota Piru, sehingga membuat warga resah.

Untuk itu, Kepolisian Polres Seram Bagian Barat (SBB) dalam hal ini Kapolres AKBP Andi Zulkifli diminta untuk tindak tegas.

"Tindakan para remaja ini telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat setempat pada jam istirahat pada malam hari, dan mengingat aksi tersebut tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengendara lain dan pengguna jalan di sekitar lokasi," ungkap sala satu warga La Abidin kepada media ini, Rabu (25/0/2026).

Menurutnya, aksi balap liar ini tapi hari terjadi di malam hari seperti yang terlihat di jalan simpan empat tugu oma opa. Sejumlah pengendara sepeda motor memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi di ruas jalan tersebut. Hal ini mengakibatkan warga resah karena di jam istirahat dan jua memiliki anak kecil sehingga terganggu.

Dikatakan, aksi balap liar ini dimana sejumlah remaja tampak silih berganti datang ke lokasi. Sepeda motor yang digunakan untuk balapan di jalan tersebut dengan suara bising dari kenalpot sehingga mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Hal senada juga diungkapkan Wilem Salenussa, mengaku resah dengan maraknya balap liar di kawasan tersebut. Menurutnya, aksi itu kerap terjadi, terutama pada waktu-waktu tertentu.

“Kami merasa sangat terganggu. Selain berisik, ini sangat meresahkan karena tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga warga dan pengendara yang melintas,”ujarnya.

Menurutnya, maraknya aksi balap liar ini di ini semakin menjadi-jadi dan meresahkan warga. Atas aksi tersebut, sejumlah warga yang tinggal dilokasi dan pengguna jalan sagat keresahan terhadap kegiatan ilegal yang sering terjadi pada malam hari tersebut.

"Balapan liar ini karena suara bising dari motor yang dimodifikasi kerap mengganggu ketenangan masyarakat sekitar. Hampir setiap malam, terutama malam Minggu, suara knalpot bising dari balap liar sangat mengganggu. Selain mengganggu istirahat warga, ini juga membahayakan pengguna jalan lain,” ujarnya.

Lanjutnya, balapan ini juga kadang mereka memenuhi jalan, bahkan ada yang sengaja menutup sebagian jalur untuk balapan. Ini sangat mengganggu dan berbahaya bagi pengendara lain. Padahal beberapa warga sudah melakukan aduan  ke Anggota Polisi tetapi tidak pernah digubris.

Oleh sebab itu, warga meminta dengan tegas kepada Kapolres untuk segerah menindak tegas balapan liar tersebut. Untu itu juga, kepolisian Polres SBB haru meningkatkan patroli dan melakukan penindakan terhadap pelaku balap liar.

“Kapolres harus segerah bertindak, dengan meningkatkan patroli serta menindak tegas para pelaku balap liar. Pihak polres juga, harus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang guna mencegah aksi balap liar kembali terjadi," tegasnya. 

Dengan adanya perhatian serius dari kepolisian, lanjutnya, warga berharap aksi balap liar bisa segera ditertibkan sehingga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. Sebab saat ini, warga resah terhadap aksi balap liar yang tidak hanya bising, tapi mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengguna jalan lainnya. (**)

1 Liked this post