-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
SBB,EKSPRESSIMALUKU,- Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, SMA Negeri 6 Seram Bagian Barat (SBB) menggelar Sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah bagi peserta didik baru yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS). Jumat, 10/07/2026
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut dihadiri ratusan orang tua dan wali murid dengan antusias. Kepala SMAN 6 SBB, Halima Syukur, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik melalui pelaksanaan MPLS Ramah.
Selain membahas pelaksanaan MPLS, pihak sekolah juga mensosialisasikan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), salah satu program prioritas yang bertujuan memperkuat keterlibatan ayah dalam proses pendidikan dan pengasuhan anak.
Menurut Halima Syukur, GATI merupakan langkah strategis untuk mengembalikan peran penting ayah dalam ekosistem pendidikan. Program ini memiliki tiga pilar utama, yakni Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR), Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS), dan Wadah Inspiratif Responsif Ayah (WIRA).
“Konsep utama program ini adalah pengasuhan yang menempatkan ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga hadir secara fisik dan emosional dalam kehidupan anak. Ayah harus mampu mendengarkan, mendampingi, serta memahami kebutuhan psikologis maupun akademis anak,” ujar Halima.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif ayah dalam pendidikan akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan karakter dan prestasi anak di sekolah.
Secara khusus, pihak sekolah menaruh harapan besar terhadap implementasi GAMAS yang mulai diterapkan secara masif di lingkungan SMAN 6 SBB. Kehadiran ayah pada hari-hari awal sekolah dinilai mampu memberikan dukungan psikologis yang kuat bagi peserta didik dalam menghadapi lingkungan belajar yang baru.
“Melalui program GAMAS ini, kami berharap terbangun keterlibatan aktif para ayah dalam pendidikan anak sejak dini, dimulai dari langkah pertama mereka menginjakkan kaki di sekolah,” katanya.
Pihak sekolah meyakini bahwa keterlibatan ayah secara nyata dapat meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan mental anak, menumbuhkan motivasi belajar, serta memperkuat komunikasi dan sinergi antara keluarga dan sekolah.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi diskusi bersama orang tua dan wali murid. Dalam kesempatan tersebut, para peserta menyatakan komitmen untuk mendukung pelaksanaan program GATI sebagai upaya bersama dalam menciptakan generasi muda Seram Bagian Barat yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Red)