-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
PIRU, EKSPRESSIMALUKU — Kebakaran hebat melanda Pasar Kota Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat, pada Minggu sekitar pukul 17.00 WIT. Enam unit los yang ditempati pedagang pakaian dan barang pecah belah ludes dilalap si jago merah hingga rata dengan tanah, menyisakan puing-puing bangunan dan tumpukan material yang hangus terbakar. Senin, 30/06/2026.
Pasar Kota Piru merupakan aset Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat yang dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api dengan cepat membesar karena bangunan los sebagian besar terbuat dari material papan yang mudah terbakar. Kondisi cuaca yang panas disertai tiupan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan.
Seorang saksi mata mengatakan, kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 17.00 WIT. Warga bersama para pedagang berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil mengevakuasi barang yang masih sempat diselamatkan. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat akhirnya tiba di lokasi untuk bangunan telah dilalap api sehingga enam unit los beserta seluruh barang dagangan berupa pakaian dan barang pecah belah tidak berhasil diselamatkan.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, para pedagang diperkirakan mengalami kerugian materi yang cukup besar karena seluruh barang dagangan yang menjadi sumber mata pencaharian mereka hangus terbakar.
Hingga kini, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kebakaran serta mendata total kerugian yang dialami para pedagang terdampak.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat segera mengambil langkah cepat untuk membantu para pedagang yang menjadi korban kebakaran, sekaligus mempercepat pembangunan kembali los pasar agar aktivitas ekonomi di Pasar Kota Piru dapat segera kembali normal.(Memet).