-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
AMBON,EKSPRESSIMALUKU,- Akhir Juni 2026 akan selalu dikenang sebagai salah satu periode paling kelam bagi keluarga besar pers di Maluku. Dalam rentang waktu yang nyaris bersamaan, tiga jurnalis yang selama ini dikenal berdedikasi tinggi berpulang untuk selamanya. Mereka adalah Ongky Louhenapessy, Pemimpin Harian Pagi Siwalima, Muslimin Abbas (Chimink), Kontributor Trans Media Ambon, dan Jay Adrian (Jimi) Ayal, mantan wartawan LKBN ANTARA Biro Maluku.
Kepergian mereka meninggalkan duka yang begitu mendalam. Bukan hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi para sahabat, kolega, dan seluruh insan pers di Maluku yang selama ini mengenal dedikasi, ketulusan, serta semangat pengabdian mereka terhadap dunia jurnalistik.
Sosok Ongky Louhenapessy dikenal luas sebagai pemimpin yang tenang, bijaksana, dan penuh perhatian terhadap para jurnalis muda. Selama bertahun-tahun mengabdikan diri di Harian Pagi Siwalima, ia menjadi figur yang tidak hanya memimpin ruang redaksi, tetapi juga membimbing banyak wartawan untuk menjunjung tinggi etika dan profesionalisme. Ongky mengembuskan napas terakhir pada Jumat malam setelah menjalani perawatan akibat sakit.
Belum reda rasa kehilangan itu, kabar duka kembali datang pada Senin, 29 Juni 2026. Muslimin Abbas, yang akrab disapa Chimink, dilaporkan meninggal dunia diduga akibat serangan jantung. Sebagai Kontributor Trans Media Ambon, Chimink dikenal sebagai pribadi yang ramah, mudah bergaul, dan selalu hadir dengan semangat tinggi dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari rekan wartawan hingga tokoh masyarakat di Maluku.
Di hari yang sama, keluarga besar pers kembali dikejutkan oleh kabar wafatnya Jay Adrian (Jimi) Ayal, mantan wartawan LKBN ANTARA Biro Maluku. Jimi dikenang sebagai sosok yang rendah hati, sederhana, dan memiliki hubungan baik dengan siapa pun. Meski tak lagi aktif di dunia jurnalistik, namanya tetap lekat dalam ingatan para sahabat sebagai wartawan yang mengabdikan sebagian hidupnya untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Kepergian tiga insan pers dalam waktu yang hampir bersamaan menjadi kehilangan yang sangat besar bagi dunia jurnalistik Maluku. Mereka bukan sekadar rekan kerja, tetapi juga guru, sahabat, dan teladan yang telah mewariskan semangat pengabdian, integritas, serta kecintaan terhadap profesi wartawan.
Di balik setiap berita yang mereka tulis, ada dedikasi, pengorbanan, dan tanggung jawab untuk menghadirkan informasi yang benar kepada publik. Kini, pena mereka telah terhenti, kamera mereka telah terdiam, namun jejak pengabdian dan nilai-nilai yang mereka wariskan akan terus hidup dalam perjalanan pers Maluku.
Selamat jalan, Bung Ongky Louhenapessy, Bung Muslimin Abbas (Chimink), dan Bung Jay Adrian (Jimi) Ayal. Terima kasih atas karya, pengabdian, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf, menerima seluruh amal ibadah, melapangkan kubur, serta menempatkan ketiganya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan menghadapi cobaan ini. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin. (**)