-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
BANDA,EKSPRESSIMALUKU,- Penemuan telur diduga palsu tersebut membuat masyarakat Pulau Ay dan wilayah Kecamatan Banda merasa waswas.
Warga khawatir telur-telur tersebut telah beredar luas dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.
Kepala Kecamatan Banda, Handayani Hassannusi, saat dikonfirmasi Minggu malam 18/01/2026, mengaku baru mengetahui adanya informasi tersebut. Namun ia menegaskan, pihaknya belum dapat memastikan kebenaran telur tersebut apakah palsu atau tidak.
“Besok kami akan memastikan langsung agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat,” ujarnya singkat.
Warga Pulau Ay pun secara resmi meminta perhatian serius dari aparat keamanan. Mereka berharap Polsek Banda dapat segera menyikapi temuan ini secara menyeluruh dan meyakinkan masyarakat.
Selain itu, warga juga meminta pengawasan ketat dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta instansi terkait lainnya, mengingat dalam waktu dekat program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mulai dilaksanakan di desa-desa di wilayah Kepulauan Banda.
“Kami khawatir jangan sampai telur-telur ini terus beredar tanpa pengawasan. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat Banda agar lebih teliti dalam mengamati telur yang dikonsumsi di rumah masing-masing,” tegas perwakilan warga Pulau Ay.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang masih menunggu hasil pengecekan lanjutan untuk memastikan keaslian telur tersebut serta menelusuri jalur distribusinya. (M-09)


