Plt Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Amahai, Tri Rachmad Dimas Faisal.| Foto: istimewa

Smart Cakrawala Aviation Ajukan Slot Time Penerbangan Perintis, Bandara Amahai Diharapkan Lancar Layani Operasional

AMBON,EKSPRESSIMALUKU,- Perusahaan penerbangan Smart Cakrawala Aviation mengajukan permohonan slot time penerbangan untuk operasional rute penerbangan perintis penumpang di wilayah Maluku dan sekitarnya selama periode 1 hingga 31 Maret 2026.

Permohonan tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor 057/SCA/OPS/AMQ/II/2026 yang ditujukan kepada sejumlah otoritas penerbangan, pengelola bandar udara, serta instansi terkait di kawasan Maluku, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.

Beberapa pihak yang menjadi tujuan surat tersebut di antaranya pengelola Bandar Udara Pattimura, Bandar Udara El Tari, serta sejumlah bandar udara perintis seperti Bandar Udara Karel Sadsuitubun, Bandar Udara John Becker, Bandar Udara Jos Orno Imsula, Bandar Udara Mathilda Batlayeri, serta Bandar Udara Mozes Kilangin.

Selain itu, permohonan juga disampaikan kepada pengelola Bandar Udara Amahai dan Bandar Udara Wahai, yang menjadi bagian dari jaringan penerbangan perintis di wilayah Maluku Tengah.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa Smart Cakrawala Aviation merupakan pemenang tender penerbangan perintis penumpang Koordinator Wilayah (Korwil) Langgur Tahun Anggaran 2026. Operasional penerbangan akan menggunakan pesawat Cessna Caravan C208B, yang dikenal mampu melayani rute-rute pendek serta daerah terpencil dengan kondisi landasan terbatas.

Selama periode operasional Maret 2026, maskapai tersebut akan mengoperasikan dua unit pesawat Cessna Caravan C208B. Pihak perusahaan juga menyampaikan bahwa registrasi pesawat dapat berganti sewaktu-waktu menyesuaikan kebutuhan operasional, mengingat armada yang dimiliki cukup banyak dengan tipe pesawat yang sama.

Selain permohonan slot time, pihak maskapai juga berharap adanya dukungan dan koordinasi yang baik dari seluruh pengelola bandar udara, khususnya Bandar Udara Amahai di Kabupaten Maluku Tengah, agar proses operasional penerbangan perintis dapat berjalan lancar.

Bandara Amahai sendiri menjadi salah satu simpul penting dalam mendukung konektivitas penerbangan perintis di wilayah Seram dan sekitarnya. Kelancaran pelayanan di bandara tersebut dinilai sangat berpengaruh terhadap distribusi penumpang maupun logistik menuju sejumlah daerah terpencil.

Plt Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Amahai, Tri Rachmad Dimas Faisal, mengatakan pihaknya siap mendukung kelancaran operasional penerbangan perintis yang akan dilayani di bandara tersebut.

“Kami tentu menyambut baik operasional penerbangan perintis ini karena sangat membantu meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya bagi masyarakat di Maluku Tengah dan daerah sekitarnya. Kami juga berkomitmen memastikan pelayanan bandara berjalan optimal agar penerbangan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan penerbangan perintis memiliki peran penting dalam membuka akses transportasi udara bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang selama ini masih terbatas.

“Bandara Amahai akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik serta mendukung penuh kelancaran jadwal penerbangan, sehingga konektivitas antarwilayah dapat terjaga dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Program penerbangan perintis sendiri merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk meningkatkan konektivitas wilayah, terutama di daerah yang sulit dijangkau transportasi darat maupun laut.

Dengan adanya layanan penerbangan perintis ini, diharapkan mobilitas masyarakat serta akses transportasi di wilayah Maluku dan kawasan timur Indonesia dapat semakin terbuka, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Fth)