-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
AMBON,EKSPRESSIMALUKU,- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran 2026, yang berlangsung di halaman serbaguna Kantor SAR Ambon, Jumat, 13/03/2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran, khususnya di wilayah perairan Maluku.
Dalam kegiatan siaga tersebut, Basarnas Ambon menyiagakan 133 personel yang tersebar di sejumlah unit operasi, di antaranya Unit Siaga SAR Seram Bagian Timur, Unit Siaga SAR Kepulauan Aru, Pos SAR Saumlaki, Pos SAR Tual, Pos SAR Namlea, serta Pos SAR Banda.
Personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis dan wilayah yang dinilai rawan terjadi musibah, seperti pelabuhan, bandara, serta lokasi wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran.
Selain personel, Basarnas Ambon juga menyiagakan berbagai alat utama dan peralatan SAR guna mendukung operasi penyelamatan, antara lain KN SAR Bharata, Rigid Inflatable Boat (RIB), Rigid Buoyancy Boat (RBB), rescue car, rescue truck, drone thermal, peralatan selam, emergency kit medis, serta alat pencarian bawah air Aqua Eye.
Dalam kesempatan tersebut, Muhamad Arafah membacakan sambutan Kepala Basarnas RI yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi mobilitas masyarakat selama masa mudik.
Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat pada periode Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang, atau mengalami penurunan sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 146,48 juta orang.
Meski mengalami penurunan, jumlah tersebut tetap tergolong besar sehingga berpotensi menimbulkan berbagai kondisi kedaruratan.
“Potensi kemacetan di jalan raya, kecelakaan transportasi, hingga insiden di tempat wisata dapat terjadi saat masyarakat merayakan libur Lebaran. Oleh karena itu, kesiapsiagaan sumber daya Basarnas, sarana prasarana, serta kolaborasi dengan instansi terkait dan masyarakat potensi SAR harus terus ditingkatkan,” ujar Arafah saat membacakan sambutan Kepala Basarnas RI.
Siaga SAR Khusus Lebaran ini akan dilaksanakan selama 18 hari, terhitung sejak 13 hingga 30 Maret 2026.
Arafah juga mengimbau masyarakat Maluku, khususnya yang melakukan perjalanan mudik menggunakan transportasi laut, agar selalu memperhatikan faktor keselamatan selama perjalanan.
Usai pelaksanaan apel gelar pasukan, Kepala Kantor SAR Ambon secara simbolis melepas konvoi kendaraan dan personel yang akan bertugas dalam Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran 2026. (**)
