Korban tenggelamnya KM Indo Perkasa 03 di Perairan Kepulauan Aru dievakuasi. | Foto: Istimewa

SAR Hari Ketiga KM Indo Perkasa 03: Empat Korban Dievakuasi, Tiga Teridentifikasi

ARU,EKSPRESSIMALUKU,- Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) hari ketiga terhadap korban tenggelamnya KM Indo Perkasa 03 di Perairan Kepulauan Aru kembali membuahkan hasil. Empat korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, tiga di antaranya telah teridentifikasi oleh Tim DVI Polda Maluku.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Muhamad Arafah, yang tiba langsung di Kabupaten Kepulauan Aru bersama Tim BKO Kantor SAR Ambon, secara resmi membuka Posko SAR Nasional sekaligus memimpin langsung jalannya operasi SAR hari ketiga, Jumat 06/02/2026.

Dalam operasi tersebut, dua unit alat utama (alut) laut dikerahkan, masing-masing Rigid Inflatable Boat (RIB) milik USS Dobo dan speedboat BPBD Dobo, untuk melakukan pencarian dan evakuasi di Perairan Desa Jerwatu serta Perairan Pulau Wasir.

Pada pukul 11.45 WIT, SRU 1 (RIB USS Dobo) tiba di Perairan Desa Jerwatu dan berhasil mengevakuasi korban ketiga yang sebelumnya ditemukan oleh masyarakat pada Kamis, 05/02/2026.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Perairan Desa Jerwatu, Kecamatan Aru Utara, dengan jarak sekitar 12,95 nautical mile arah barat laut dari lokasi awal kejadian.

Selang beberapa menit kemudian, sekitar pukul 12.05 WIT, SRU 2 (speedboat BPBD Dobo) berhasil mengevakuasi korban keempat yang diketahui terjebak di dalam badan kapal KM Indo Perkasa 03, juga dalam kondisi meninggal dunia.

Seluruh korban selanjutnya dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menggunakan RIB menuju Pelabuhan Dobo pada pukul 12.28 WIT. Sekitar pukul 13.06 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di pelabuhan dan langsung membawa seluruh korban ke RSUD Cendrawasih Dobo untuk penanganan lebih lanjut oleh Tim DVI Polda Maluku.

Beberapa jam kemudian, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari Tim DVI Polda Maluku bahwa tiga dari empat korban meninggal dunia telah berhasil diidentifikasi, masing-masing atas nama Fransiskus, Liadi, dan Muhamad Panji. Sementara satu korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

Dengan perkembangan tersebut, pelaksanaan Operasi SAR dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada Sabtu, 07/02/2026, sebagai Operasi SAR hari keempat.

Adapun korban selamat dalam insiden tenggelamnya KM Indo Perkasa 03 berjumlah delapan orang, yakni:

Kep. Zainudin

Muhammad Bilal

Afrizal

Ahmad Fauzi

Febry Alziran Firmansyah

Muhamad Nur Isnaeni

Muhammad Ridwan

Wandi Salusi

Sementara korban meninggal dunia tercatat empat orang:

Fransiskus

Liadi

Muhamad Panji

Satu korban lainnya masih belum teridentifikasi

Dalam operasi SAR ini, unsur yang terlibat meliputi Unit Siaga SAR Dobo, Kantor SAR Ambon, Polairud Polres Aru, Brimob, Lanal Aru, anggota Kodam, BPBD Dobo, RSUD Cendrawasih Dobo, Tim DVI Polda Maluku, serta masyarakat setempat.

Sarana dan prasarana yang dikerahkan antara lain KM Sumber Rezeki Baru, KM Sumber Alam, RIB USS Kepulauan Aru, speedboat BPBD Kabupaten Kepulauan Aru, serta tiga unit longboat nelayan.

Kondisi cuaca di lokasi operasi dilaporkan hujan ringan, dengan angin tenggara hingga barat laut berkecepatan sekitar 14 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, relatif lebih kondusif dibandingkan hari sebelumnya.

Operasi SAR akan kembali dilanjutkan dengan fokus pencarian lanjutan serta penyisiran area laut dan pesisir guna memastikan tidak ada korban lain yang terlewat. (**)