Polres Maluku Tengah memusnahkan ribuan Miras ilegal hasil sitaan dari berbagai operasi.| Foto: EM

Polres Maluku Tengah Musnahkan Ratusan Liter Miras, Komitmen Berantas Peredaran Ilegal

MASOHI,EKSPRESSIMALUKU,- Polres Maluku Tengah memusnahkan ribuan liter minuman keras (miras) ilegal hasil sitaan dari berbagai operasi penertiban yang dilakukan oleh jajaran kepolisian di wilayah hukum Polres Maluku Tengah.

Kegiatan pemusnahan tersebut dilakukan usai apel gelar pasukan operasi ketupat dalam rangka pelayanan pengamanan Idul Fitri 1447 hijriah yang berlangsung di lapangan upacara Polres Maluku Tengah, Kamis, 12/03/2026.

Pemusnahan dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menekan peredaran minuman keras ilegal yang kerap menjadi salah satu pemicu terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Maluku Tengah, AKBP Hardi Meladi Kadir, menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti miras tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.

Menurutnya, peredaran miras ilegal seringkali menjadi faktor pemicu terjadinya berbagai tindak kriminal maupun konflik sosial di masyarakat.

Kapolres Maluku Tengah, AKBP. Hardi Meladi Kadir

“Pemusnahan miras ini merupakan hasil dari berbagai operasi yang dilakukan oleh jajaran Polres Maluku Tengah. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam menekan peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujar Kapolres.

Polres Maluku Tengah menegaskan akan terus melakukan operasi penertiban guna menekan peredaran minuman keras ilegal demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan tidak terlibat dalam peredaran maupun konsumsi minuman keras ilegal.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Mari kita ciptakan suasana yang aman dan kondusif, sehingga perayaan Idul Fitri maupun arus mudik dan arus balik di wilayah Maluku Tengah dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya. (M-09)