-
Discover
-
Spotlight
- Explore People
Ekpresi Maluku 2026
MANIPA, EKSPRESSIMALUKU,- Halal Bihalal merupakan rangkaian kalimat yang lazim dijadikan sebagai pesan akhir dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri setelah menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
Momentum tersebut diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa, Pelajar dan Pemuda (HIPPMAL) Negeri Luhutuban dan dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga melalui kegiatan Halal Bihalal yang digelar bersama masyarakat setempat. Selasa,24/03/2026
Kepala Desa Luhutuban, Yudin Pelenusa, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta menghidupkan kembali budaya masohi, yakni semangat gotong royong yang telah menjadi warisan leluhur untuk terus dirawat dan dipelihara.
Menurutnya, budaya masohi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan desa, karena dengan kebersamaan dan kerja sama, berbagai program pembangunan dapat terlaksana dengan lebih baik dan merata.
“Melalui momentum Halal Bihalal ini, mari kita saling memaafkan, mempererat hubungan kekeluargaan, dan bersama-sama menghidupkan kembali budaya masohi demi kemajuan Negeri Luhutuban,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun dukungan moral.
Kegiatan Halal Bihalal tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, diisi dengan doa bersama serta ramah tamah antarwarga yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan.
Dengan semangat Idul Fitri yang penuh berkah, diharapkan masyarakat Desa Luhutuban dapat terus menjaga keharmonisan serta menjadikan budaya masohi sebagai landasan utama dalam membangun negeri yang lebih maju dan sejahtera.(Memet).





