Kapolres SBB, Andi Zulkifly Bersama Anggota DPRD Provinsi Maluku. M. Zein Latukaisupy

Latukaisupy; Upaya Meredam Konflik Pasca Pembakaran Motor di Tambang Sinabar

HUAMUAL,EKSPRESSIMALUKU, - Insiden pembakaran sejumlah sepeda motor di lokasi tambang Sinabar, Gunung Tembaga, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, nyaris memicu konflik antarwarga Negeri Tetangga.

Peristiwa tersebut terjadi setelah dugaan penganiayaan terhadap seorang penambang bernama La Ode Jamilu (43), warga asal Kota Ambon, Desa Waeheru.

Korban dianiaya oleh sejumlah pemuda yang menggunakan benda keras hingga harus menjalani perawatan di Puskesmas Negeri Iha.

Kejadian naas tersebut dibenarkan Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Gerindra, Zein Syaiful Latukaisupy, saat ditemui di kediamannya di Negeri Iha. Minggu. 08/02/2026.

Latukaisupy mengatakan,  suasana sempat memanas ketika korban dilarikan ke fasilitas kesehatan, dan warga Negeri Iha mendesak aparat kepolisian, khususnya Polsek Huamual, agar segera menangkap para pelaku. 

Namun setelah menunggu hingga sore hari tanpa kejelasan, sebagian warga meluapkan kekecewaan dengan membakar beberapa unit sepeda motor milik penambang asal Desa Luhu.

“Saya sangat kecewa dengan penanganan pihak Polsek Huamual. Warga sudah memberikan waktu 2x24 jam untuk menangkap pelaku penganiayaan, tetapi pelaku belum juga tertangkap. Akhirnya warga menjadi emosi dan melakukan aksi pembakaran kendaraan di wilayah tambang,” ujar Latukaisupy.

Merespons situasi tersebut, Latukaisupy mengaku telah berkoordinasi dengan penanggung jawab tambang serta sejumlah pihak terkait. 

Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terlibat dalam tindakan melanggar hukum, baik penganiayaan maupun pembakaran, harus segera menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib.

Ia juga mengingatkan warga Negeri Iha agar tidak menyembunyikan pelaku yang telah melakukan kesalahan. Menurutnya, setiap perbuatan harus dipertanggungjawabkan demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Upaya untuk meredam ketegangan, Latukaisupy menginisiasi partisipasi bersama antara warga Negeri Iha dan Luhu di wilayah tambang untuk membantu mengganti kendaraan yang terbakar. Langkah ini diambil guna mencegah munculnya dendam dan potensi konflik berikutnya.

“Saya mengambil langkah ini agar ada partisipasi bersama untuk membantu menggantikan kendaraan yang terbakar. Tujuannya supaya tidak timbul dendam dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau untuk sementara waktu warga Negeri Iha yang beraktivitas di tambang agar menggunakan jalur laut guna menghindari gesekan lanjutan. Sementara kepada masyarakat Desa Luhu, ia memastikan tetap dapat melintasi jalur darat dengan aman.

Latukaisupy juga memberikan peringatan tegas kepada warga Negeri Iha, khususnya di Dusun Uhe dan Dusun Hulung, agar tidak melakukan tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun terhadap warga Desa Luhu. 

Ia menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap siapa pun yang memicu konflik, termasuk mengeluarkan pelaku dari lokasi tambang dan wilayah Negeri Iha.

Ia berharap insiden ini menjadi pelajaran bersama agar ke depan tidak terjadi lagi peristiwa serupa yang merugikan banyak pihak serta mengganggu stabilitas keamanan di wilayah pertambangan.(Memet).

1 Liked this post